Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Issa Qasim, anggota Dewan Tertinggi Lembaga Internasional Ahlulbait as Bahrain, menyampaikan pesan tertulis kepada rakyat Bahrain.
Dalam pesannya tersebut, ia mengulang kembali tuntutannya agar rezim Ali Khalifah membebaskan tahanan politik, terutama di masa pandemi.
Di awal pesan yang ditujukan kepada rakyat Bahrain tersebut, Ayatullah Issa Qasim menuliskan, "Dunia sedang menyaksikan penindasan terus menerus yang dilakukan pada anda, dan Anda telah melakukan upaya besar untuk mengakhiri semua mimpi buruk ini, dan upaya ini terus berlanjut. Siapapun yang mencintai keadilan, tidak dapat menyangkal ketidakadilan yang dilakukan kepada Anda. Rezim menolak tuntutan pembebasan ribuan tahanan di penjara, sementara mereka dalam ancaman kematian akibat penyebaran virus Corona."
"Gerakan Anda harus selalu pada tingkat tujuan Anda, yang tidak terpisah dari kebenaran, keadilan, reformasi, cinta keamanan, perdamaian dan kebaikan untuk Bahrain dan semua rakyat di dalamnya." Tambahnya.
Ayatullah Issa Qasim menilai komitmen rakyat Bahrain berupa protes damai, disiplin, nilai-nilai agama, aturan syariah, dan penghormatan terhadap fasilitas publik dan kehidupan rakyat sebagai penyebab untuk memperoleh kebaikan dan memenuhi aspirasi tersebut.
Dia menyerukan penguatan gerakan rakyat Bahrain untuk mencapai tuntutan nasional dan memperingatkan agar arah perjuangan demonstran tidak diselewengkan. Ayatullah Issa Qasim mengimbau rakyat Bahrain untuk menahan diri dari melakukan aksi-aksi yang dapat menciderai perjuangan mereka dan dan mengatakan apa pun yang akan merugikan gerakan populer di negara ini harus dihindari.
Dia juga menyerukan agar dalam setiap menjalankan aksi demonstrasi tidak boleh ada fasilitias publik yang dirusak maupun properti pribadi milik masyarakat. Ia menekankan agar para pengikutnya berhati-hati untuk tetap terus menjaga ketertiban dan tidak menganggu masyarakat umum.
Ulama kharismatik Bahrain tersebut lebih lanjut berkata, "Anda adalah orang-orang reformis, yang menghendaki kebaikan bagi negara anda. Anda bukan koruptor, dan tindakan anda tidak merugikan sedikitpun bagi negara. Yang anda lakukan hanyalah menuntut hak anda. Ajari dunia bagaimana yang tertindas menuntut hak-hak mereka dan tidak mundur dari apa yang diperjuangkan. Namun tetap diingatk, bahwa jangan iarkan kemarahan membawa anda keluar dari agama, akal sehat, kebijaksanaan dan kemanfaatan."
Di bagian akhir pesannya Ayatullah Issa Qasim berkata, "Buatlah bangsa Anda menjadi role model, bahwa dunia tidak punya pilihan selain menyukai bangsa ini dan bergegas membantu. Bangsa yang terhormat dan pemberani yang tidak melepaskan haknya dan mencari martabatnya serta tidak melanggar hak kebebasannya dengan menghindari melakukan kejahatan dan keburukan."